JEMBER– Penantian panjang itu akhirnya tuntas. Setelah konsisten menghentak skena musik bawah tanah selama lebih dari 25 tahun, Serversick, unit metalcore legendaris asal Jember, resmi menetaskan album penuh perdana mereka yang bertajuk Distorsi Panggung Perak.
Alalbum ini menjadi monumen penting bagi perjalanan karier musikal mereka yang telah membentang sejak awal era 2000-an. Bagi para penikmat musik cadas, penantian selama seperempat abad ini jelas bukan waktu yang sebentar.
Dari EP 'Terdigitasi' hingga Era Digital
Dibentuk di awal milenium, Serversick tumbuh besar dengan pengaruh kuat dari genre *hardcore*, *metalcore*, hingga *industrial*. Karakter *sound* mereka juga banyak dipengaruhi oleh kiblat skena pergerakan Bandung, seperti Koil dan Sucker Head (Sel).
Sepanjang perjalanannya, kuartet ini sempat merilis beberapa single, terlibat dalam album kompilasi, serta melepas EP ikonik *Terdigitasi* pada tahun 2002 silam.
Kini, setelah dua dekade lebih berlalu, *Distorsi Panggung Perak* siap mengudara di seluruh *Digital Streaming Platform* (DSP) mulai **Senin, 25 Mei 2026**. Tak hanya versi digital, raksasa metal Jember ini juga memanjakan para kolektor fisik dengan merilis album ini dalam format kaset pita pada pertengahan Juni 2026.
Transformasi Sound yang Lebih Gelap dan Agresif
Proses kreatif album ini sebenarnya sudah dicicil sejak pertengahan 2024. Band yang kini digawangi oleh **Wiwid Corenk (throat)**, **De2n (gitar)**, **Marmuchan (gitar)**, dan **Kiki Rooster (drum)** mulai mengulik materi baru dan meracik ulang beberapa *track* lawas mereka. Keputusan bulat untuk melahirkan album penuh akhirnya dikukuhkan pada 2025, tepat saat usia band menginjak 25 tahun.
“Album ini bisa dibilang semacam gambaran perjalanan karier kami selama lebih dari dua dekade. Tentu ada penyesuaian sound dan juga penambahan lagu baru yang belum pernah dirilis sebelumnya,” ungkap sang vokalis, Wiwid Corenk.
Sebagai menu pembuka, Serversick sebenarnya telah melepas tiga single berturut-turut sepanjang tahun 2025, yaitu "Tanah Pembuangan", "Dalam Kosong", dan "Bias Hitam". Menariknya, tiga lagu klasik yang lahir di awal tahun 2000-an ini mengalami metamorfosis yang cukup radikal.
“Di lagu-lagu versi baru, sound dan bangunan lagunya berubah cukup drastis. Cara bernyanyi dan interpretasi Corenk juga amat berbeda, sehingga melahirkan atmosfer yang baru,” jelas De2n.
Marmuchan menambahkan bahwa perubahan ini tidak terjadi secara instan. Mereka melakukan eksperimen mendalam pada materi lama yang dulunya kental dengan nuansa *Nu Metal*. Di album ini, De2n mengambil pendekatan *sound* yang lebih gelap dan agresif, sementara Marmuchan mengejar karakter bass tebal, *low*, dan *groovy* layaknya band Coal Chamber.
Dalam prosesnya, mereka juga dibantu oleh sahabat lama, Yoyok OJ, yang melakukan *upgrade* pada *wiring* gitar agar menghasilkan *output* yang solid dan modern.
Menggandeng Para Sahabat Lama
Secara tematik, sembilan lagu dalam *Distorsi Panggung Perak* diikat oleh benang merah yang kelam: kehancuran, kegelapan, dan kesuraman akibat penghambaan berlebihan pada modernisme serta pembusukan nilai-nilai lama.
Namun di balik temanya yang gelap, album ini justru menjadi ajang reuni dan perayaan yang hangat. Serversick mengajak sederet nama fana yang merupakan kawan lama mereka untuk berkolaborasi, di antaranya:
Tety Kurniyawati: Mengisi vokal latar di lagu "Dalam Kosong"—peran yang sama yang pernah ia lakukan 20 tahun lalu.
*Sektor Bassist Tamu: Dibantu oleh para sekondan lama seperti Sandra (NBHC), Rayen (Second Story), dan Opex (Ratmi B29).
Sektor Gitaris Tamu: Menghadirkan Decky Zulkarnaen (gitaris blues kawakan Jember) yang mengisi solo di lagu "Bunuh Diri Sempurna", serta Jenar ObZen (eks-Never Back Down) yang menyayat solo gitar di lagu "Sketsa Visual".
Setelah hajatan besar album ini selesai, Serversick tampaknya belum mau beristirahat. Mereka dikabarkan sudah bersiap menggarap EP (mini album) terbaru yang ditargetkan rilis pada akhir tahun 2026.
Informasi Detail Album
**Track List:**
1. Tanah Pembuangan
2. Pilar
3. Dalam Kosong
4. Bias Hitam
5. Karam (PagahPukulanMaut-Mix)
6. Jember Membara
7. Senyawa Tanpa Arti
8. Sketsa Visual
9. Bunuh Diri Sempurna
**Credit & Produksi:**
* **Songwriter**: Serversick
***Musisi Pendukung**: Sandra NBHC (Bass Track 1), Rayen Second Story (Bass Track 2, 3, 4), Opex Ratmi B29 (Bass Track 7), Tety Kurniyawati (Backing Vocal Track 3), Jenar obZen (Feat. Track 8), Decky Zulkarnaen (Feat. Track 9).
***Studio Rekaman**: SERVERX Home Rec (All Tracks), Rajawali Studio Rec & Morrison Studio Rec (Vokal).
-Mixing & Mastering : SERVER X Metalogica & Ji Vendy.
-Artwork : Herda Ananta Yoga Pratama
-Label/Publisher : GRK Records
