Optimisme dari Jember: PTPN 1 Regional 5 Mulai Tanam Perdana Tembakau, Bidik Pasar Eropa hingga Rusia


JEMBER
– Harapan baru bagi industri tembakau di Jawa Timur mulai tumbuh. Tepat pada Selasa (12/5/2026), PTPN 1 Regional 5 resmi melaksanakan tanam perdana tembakau di wilayah Jember. Langkah ini menjadi awal dari ambisi besar untuk memenuhi permintaan tembakau kualitas dunia yang terus meningkat.

Meski penanaman perdana dilakukan di atas lahan seluas 4,5 hektar, ini hanyalah bagian kecil dari rencana besar tahun ini. PTPN 1 mencatat total sebaran areal tembakau di Jember akan mencapai 400 hektar.


Strategi Matang di Tengah Cuaca Tak Menentu

Menyadari tantangan alam yang semakin dinamis, pihak pengelola tidak mau berjudi dengan cuaca. Subagyo, region head dari PTPN 1 Regional 5, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan mitigasi berlapis untuk menghadapi curah hujan tinggi maupun ancaman El Nino di masa depan.

  • Lawan Genangan: Tim di lapangan telah membuat saluran pembuangan air atau "patusan" agar air tidak merendam akar saat hujan lebat.

  • Siaga Kekeringan: Sistem irigasi modern disiapkan untuk memastikan tanaman tetap haus akan nutrisi meski kemarau melanda.

  • Pelindung Khusus: Penggunaan naungan (shelter) diterapkan untuk melindungi daun dari panas matahari yang menyengat, menjaga agar tekstur daun tetap berkualitas dan tidak terlalu tebal.


Kualitas Dunia, Target Ekspor Meluas

Bukan sekadar menanam, PTPN 1 mematok target kualitas yang tinggi. Targetnya, sebesar 30% dari total panen harus masuk dalam kualitas A atau mutu 1. Dengan rata-rata produksi mencapai 1.200 ton per hektar, hasil bumi Jember ini siap bersaing di kancah global.

"Sebagian besar produk kami nantinya akan diserap oleh BSB Group untuk dipasarkan ke Eropa," ujar Subagyo. Tak hanya Eropa, sekitar 70% produk direncanakan akan dikirim ke sana secara bertahap.

Menariknya, korporasi kini tengah melirik potensi besar di Tiongkok dan Rusia. Kedua negara tersebut dinilai memiliki kegemaran yang tinggi terhadap tembakau cerutu, yang menjadi peluang emas bagi petani dan perusahaan di Indonesia.


Inovasi Lewat Kemitraan

Tahun ini juga menjadi ajang pembuktian inovasi. Terdapat lahan seluas 250 hektar yang didedikasikan untuk penanaman mandiri oleh investor guna menguji coba klon-klon tembakau baru. Hasil uji coba ini nantinya akan dikelola kembali bersama sebagai mitra strategis untuk memastikan keberlanjutan industri tembakau di masa depan.

Bagi pasar lokal, jangan khawatir. Produk dengan medium grade tetap akan tersedia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga keseimbangan pasar tetap terjaga.

Dengan dimulainya tanam perdana ini, Jember kembali menegaskan posisinya sebagai "Kota Tembakau" yang siap menyuplai kebutuhan dunia dengan standar kualitas terbaik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak