Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2020

Muspika Kecamatan Kaliwates Berikan Pemahaman" Pasien Covid -19 " Warga Sekitar Pemakaman .



Berawal Keresahan warga, saat pelaksanaan pemakaman , melihat mobil ambulans jenazah masuk kedalam area pemakaman, yang terjadi sebelum sholat dhuhur.warga sekitar pemakaman merasa curiga ketika peti mati yang keluar dari ambulans diisolasi.warga beranggapan yang meninggal terkena virus -19 ,sehingga warga sekitar pemakaman resah .
Warga sekitar pemakaman mendatangi Gunadi (ketua Rw 05) kelurahaan Jember kidul Kecamatan Kaliwates.08/04/2020

"Warga  bilang ada orang meninggal dibawa dengan ambulans," tuturnya. Disamping itu, petugas dari kepolisian dan TNI juga hadir di pemakaman.

Mendapat laporan warganya, Gunadi langsung memberitahu dan berkoordinasi dengan kelurahan. Kemudian, dilanjutkan ke Camat dan Kapolsek Kaliwates. Kemudian, pemerintah setempat mendatangi lokasi dan memberikan pemahaman kepada warga sekitar area makam.



"Memang warga yang meninggal, memiliki area pemakaman didaerah lingkungan telengsari. Seharusnya, warga sekitar rumah yang meninggal (Jalan Raden patah) memberitahukan ke warga sini, apalagi sekarang marak virus corona. Gunadi mengaku, biasanya bila ada warga yang meninggal melaporkan kepada dirinya. Sehingga, dia bisa memberitahukan ke warganya. "Karena saya juga termasuk pengurus makam disini," ujarnya.

Yoyok Sulistiyono ( lurah Jember Kidul) menerangkan ada warga Jalan Raden Patah, Kelurahan Kepatihan, meninggal dunia. Dia diduga adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP)

Yoyok menyatakan, keresahan ini mungkin ada miss komunikasi, dari pihak keluarga yang meninggal ke warganya. Tidak memberikan informasi kalau dimakamkan disini, sehingga warga merasa resah.

"Dikuatirkan yang meninggal itu, adalah positif. Padahal perlu diketahui bersama, pasien ODP sudah melalui prosedur yang telah ditentukan oleh pihak rumah sakit pemakamannya.

Selaku Lurah, bersama Kapolsek dan Camat memberikan pemahaman kepada warga sekitar pemakaman. Bahwa yang meninggal ini ODP dan bukan positif corona.ujar pak lurah dan muspika Kaliwates (hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/08/2020 11:58:00 PM

Minggu, 05 April 2020

Jember Sport Garden (JSG) .COVID - 19 PEMKAB MENGAKTIFKAN UNTUK KARANGTINA UNTUK PEMUDIK DARI ZONA MERAH .




 Posko kesehatan di lima titik masuk Jember yang di terapkan Saat ini, Pemkab telah mengaktifkan karantina untuk pemudik yang dari zona merah di Jember Sport Garden (JSG). Bupati Jember dr. Faida MMR mengatakan, pemudik dari luar kota yang termasuk zona merah, akan aktifkan, masuk di JSG, "Agar Jember yang sudah terkendali dan aman ini bisa berjalan lebih tertib," kata Bupati Jember, dr. Faida, MMR., saat mentransfer ruangan JSG yang menjadi ruang isolasi.04/04/2020

Bupati berharap masyarakat Jember yang berada di luar kota untuk tidak pulang kampung halaman di Jember. “Tetaplah di kota masing-masing. Lakukan keluarga dalam keadaan baik-baik saja. Semoga dalam waktu aktif mungkin kembali, " ungkap beliu

Pulihnya kondisi seperti semula, menurut bupati, akan cepat terjadi semua tertib menjalankan protokol kesehatan dan mengubah. Seperti melakukan isolasi dan mengubah sosial secara mandiri.  Kondisi Jember saat ini, menurut bupati, sudah terkendali cukup baik. Masjid-masjid tetap bisa berjalan. Pengajian sudah tertib. Tidak ada orang dalam jumlah yang banyak. Bahkan acara pernikahan pun ditunda.

Pasar-pasar sudah ditata sesuai ketentuan. Pengendalian ini agar kasus korona tidak semakin meningkat, yang bisa meningkat ekonomi. “JIKA TIDAK dikendalikan, masa Isolasi akan LEBIH Panjang Lagi, Maka Diminta kerjasamanya," ujar bupati. "Pengorbanan Yang Begitu Banyak Penyanyi, Jangan Tersia-siakan DENGAN TIDAK terkendalinya Arus mudik," imbuhnya.

Bupati Kembali mengingatkan, Warga Yang Datang dari kota yang masuk zona merah akan pindah isolasi selama 14 hari di JSG. "Karena itu, tetaplah di kota masing-masing. Tidak perlu mudik.  "Sayangi keluarga kamu. Sayangi temanmu. Sayangi kota masing-masing, dan jaga dirimu. Jangan mudik. Tetap di kota masing-masing," imbuhnya. Karantina operasional untuk pihak ketiga. Dapat dikenali dari alat pelindung diri yang dipakai.

APD warna putih untuk tim medis, cokelat untuk Polri, hijau untuk TNI. Sementara petugas yang memakai jaket adalam tim penapis (penyaringan) di depan pintu masuk. "Semua ini kolaborasi yang dilakukan untuk memasang JSG sebagai ruang isolasi massal," terangnya.

Karantina operasional ini dijalankan oleh tim medis gabungan. Paramedisnya para muda yang direkrut khusus untuk menginstal korona. Ada juga sukarelawan khusus, TNI, Polri, dan PMI. “Mulai malam ini petugas sudah masuk. JSG, "tandasnya.
Seluruh APD dan logistik sudah masuk ke JSG. 250 tempat tidur juga sudah siap. Membutuhkan alat rontgen dan tes cepat." Manakala perlu dirujuk, akan dirujuk, "tambah bupati . Bupati mengutip, mulai Minggu pagi, 05 April 2020, posko - posko di lima pintu masuk Jember akan mengirimkan warga yang dibutuhkan dari zona merah ke karantina. Pengiriman menggunakan transportasi khusus.

“Termasuk ODP ringan. Tapi ODP yang perlu perawatan tidak ada di JSG, "terangnya. ODP yang memerlukan perawatan masuk ke RS dr. Soebandi Jember. (*).
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/05/2020 12:25:00 PM

Jumat, 03 April 2020

Covid -19 ,, Bupati dan Wabub Siapkan Tiga Armada Bus Untuk 63 Warga Binaan Kebebasan Khusus.



163 warga binaan yang memdapat kebebasan Khusus ,Pemkab Jember membantu mengantar warga binaan lapas klas IIA Jember yang mendapat kebebasan khusus hingga kerumah masing-masing.
Bupati Jember dr Hj Faida MMR dan Wakil Bupati Drs KH A Muqit Arif didampingi Kalapas IIA Jember Yandi Suyani mengantar langsung para warga binaan yang bebas menuju bus penjemputan. Jalan PB Sudirman no 13 Pagah Jember Lor Kecamatan Pantrang Jember 03/04/2020

 "Hari ini saya dan pak Kyai mengantar mereka yang mendapatkan kebebasan program dari pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Jokowi melalui Menkumham terkait Wabah Corona," ujarnya .Harapan kami kedepan, semoga mereka yang sudah bebas tidak kembali mengulangi tindak pidana yang berdampak hukum apalagi di tengah wabah covid-19 yang semakin meluas,Bupati  ingin mereka yang sudah bebas bisa berkumpul dengan keluarga serta masyrakat sekitar sehingga dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan lebih berguna.


Pemkab Jember menyediakan 3 bus untuk mengantar para warga binaan kerumah masing-masing. Tak hanya itu, mereka juga diberikan beras 5 kg, dan juga tali asih, serta masker. Sementara itu Kalapas Jember Yandi Suyandi mengatakan, pihaknya melaksanakan intruksi dari pusat terkait pembebasan warga binaan di lingkungannya.
"Sejak tanggal 1 April hingga kini berjumlah 123 orang. Hari ini 63 orang.ujar Kalapas Jember.(hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/03/2020 06:27:00 PM

Antisipasi Pemkab Peyebaran Covid -19 ,JSG untuk Tempat Isolasi



Mengantisipasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Dalam Resiko (ODR) terjadi kelonjakan, Pemerintah Kabupaten Jember telah menyiapkan tempat isolasi di Jember Sport Garden (JSG).

Berbagai langkah telah dilakukan, dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan virus covid 19 atau corona, salah satunya menyiapkan tempat isolasi.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, M Satuki menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan beberapa tempat. Saat ini tempat yang telah siap di JSG Ajung.

“Njagani (antisipasi) bila sewaktu-waktu diperlukan, apabila jumlah kasus korona yang ada di tengah masyarakat meningkat terus,” terangnya, saat ditemui di Posko Percepatan Penanganan Covid-19.

Saat ini, JSG adalah tempat yang tepat untuk dijadikan tempat isolasi. “Persiapan di JSG sudah. Tinggal dilengkapi fasilitas kesehatan,” terangnya.(2/04/2020)

Satuki mengungkapkan, sekarang belum ada satupun tempat yang digunakan untuk isolasi. Semua baru tahap dipersiapkan  .Selain di JSG Ajung, tempat lain yang masih dalam penilaian ialah Hotel Rembangan di Arjasa. Hotel Rembangan masuk sasaran penilaian untuk disiapkan sebagai cadangan tempat isolasi penanganan korona.

Namun, gugus tugas berdasar kajiannya menilai Hotel Rembangan tidak memenuhi syarat sebagai tempat isolasi kasus virus corona.Karena itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Bupati Jember dr. Faida, memberikan arahannya bahwa Hotel Rembangan tidak jadi disiapkan untuk tempat isolasi.

“Hotel Rembangan tidak jadi digunakan atau tidak dipersiapkan untuk cadangan,” ungkapnya.
Hasil analisa diperoleh suhu yang terlalu dingin di tempat itu, tidak tepat untuk penanganan virus tersebut. “Menangani COVID-19 perlu suhu yang panas,” jelasnya.

Selain Hotel Rembangan berada di ketinggian, jaraknya cukup jauh dari fasilitas kesehatan. Sementara masih ada tempat lain yang tepat.

Tempat isolasi disiapkan, untuk digunakan apabila suatu waktu ODP dan ODR semakin meningkat dan tidak terkendali. */hin
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/03/2020 07:22:00 AM

Kamis, 02 April 2020

Audensi Bupati dan Komandan Kodim 0824 Jember ,Update Penanganan Peyebaraan Covid -19 ,2 orang PDP Dinyatakan sembuh



Audiensi Bupati Jember dan Komandan Kodim 0824/Jember dengan berbagai media mengupdate penanganan penyebaran covid 19 di Kabupaten Jember, Rabu, 1 April 2020 pukul 10;30 di Pendopo Wahyawibawagraha ditayangkan live facebook oleh diskominfo.


Bupati Jember menyampaikan bahwa data sampai tadi malam di Kabupaten Jember jumlah ODR ada 1.402 orang, 414 orang dipantau epidemologinya oleh puskesmas dan dinyatakan sehat, sisanya sehat tetapi dalam pemantauan oleh pihak pemerintah. Kalau sudah masuk hari ke- 14 mereka tidak lagi dalam status ODR tetapi memantauan berkurang atau intensitasnya turun. ”Dari ODR ada 200 -300 orang dipantau ketat. Mereka berasal dari luar kota, termasuk tki yang pulang kampung,” ujar bupati.


Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 222. Dari keseluruhan ODP, 51 orang dipantau dan dinyatakan sehat, 1 org meninggal dunia tetapi disebabkan oleh penyakit lain bukan karena virus corona. 170 orang dalam pantauan di 26 Rumah Sakit dan 144 puskesamas.

Pasien Dalam Pemantauan (PDP) ada 13 orang. ”Kemungkinan akan bertambah, ada indikasi nambah 2 orang, kita tunggu rilis nanti sore,” kata dokter Faida. Dua (2) orang PDP dinyatakan sembuh oleh pihak rumah sakit.

Peta sebaran covid 19, dua kecamatan berstatus merah yakni Kaliwates dan Puger.” Yang berbahaya adalah orang kontak yang menyembunyikan informasi keadaan dirinya sehingga bisa menularkan pada orang lain,” ujar Faida. Dia menghimbau, “Yang mengisolasi diri sebaiknya melaporkan ke petugas juga.”  Dihimbau masyarakat jangan kuatir untuk melaporkan ke petugas karena petugas akan merahasiakan identitasnya. Bupati Faida, “Dari 31 kecamatan, hanya 2 yang masih hijau atau green zona, Tempurejo dan Sumberjambe.” Seperti diketahui Kabupaten  Jember jadi rujukan PDP bagi luar kota sekitar.

Mereka dirawa diruang isolasi. Di rumah sakit rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh pemerintah terutama  RS. Dr. Subandi.

Sejak dua hari terakhir Satgas penanganan covid 19 upayakan kegiatan tambahan. Lima pintu gerbang, upaya penahan penyebaran, keluar masuk Kabupaten Jember dilakukan skrining. Mendeteksi semua orang yang masuk,  dari zona merah, setidaknya suhu badan.Jikalau  suhunya normal, diberi formulir dan di catat sebagai ODR dan dikenakan gelang kuning, dievaluasi selama 2 minggu ke depan.


Bila ditemukan suhu 38 ke atas tidak diijinkan masuk Jember tetapi di isolir. Mereka masuk kategori ODP dikenakan gelang warna merah. Bupati tegaskan, “Status odr, odp dan pdp bukan aib,”

Gelang yang dipasang kepada para pendatang yang masuk ke Jember terdapat bar code. Sekali lagi ditegaskan oleh dokter Faida, “Odr, odp tidak perlu panik, gelisah dan malu. Tidak semua pdp dirawat di rumah sakit juga tidak semua odp sehat kadang juga perlu dirawat.”

Pemerintah daerah akan membagikan masker untuk para pedagang di pasar.”Bagi orang yang akan masu pasar tertibkan cuci tangan dan saat keluar pasar juga demikian,” kata bupati. Dengan pembatasan jam bertransaksi di pasar, ada hikmahnya yaitu pola jual beli beralih lewat online. . “Pasar tidak tutup tapi dibatasi jam, sehingga ada perubahan pola transaksi. Pemerintah hadir, memberi informasi dan sediakan aplikasi,” kata bupati. Akibatnya layanan ini menjadi berkah bagi ojek pangkalan.

Terkait dengan penyediaan Alat Pelengkap Diri (APD), pemerintah sudah berupaya memesan tetapi sangat sudah didapat karena semua daerah membutuhkan. Saat ini Pemda Jember bekerja sama dengan masyarakat untuk membuat sendiri. “Hari ini kita beri oder di Desa Rambigundam untuk membuatkan baju APD dan Masker,” ujar bupati. Pemerintah memiliki data par penjahit sebab beberapa waktu yang lalu mereka didata sewaktu ada kongres penjahit.

Bupati menilai bahwa masyarakat lebih tertib sejak adanya covid 19. Ia menyarankan hal terbaik dalam penahan penyebaran covid 19 adalah tinggal di rumah (Stay at home) dan kalau masih bisa bekerja, bekerja di rumah (Work at home).

Sementara itu Dandim 0824/Jember, Letkol Inf. Muhammad La Ode MN. mengingatkan kepada semua warga masyarakat terutama para awak media untuk mengedepankan berita positif, bukan hoax, yang bisa menjaga ketertiban dan kedamaian sehingga di masyarakat tidak terjadi kepanikan.

“Bagi masyarakat kami minta proaktif mendukung upaya pemerintah. Jika ada anggotanya keluarganya yang datang dari luar daerah Jember, tolong dilaporkan ke RT RW masing-masing untuk diteruskan ke puskesmas agar mendapat pemerikasaan lebih lanjut,” kata La Ode.(*/hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/02/2020 01:23:00 PM

Rabu, 01 April 2020

Jalan Pertokoan Jompo Bupati Bersama Forkompimda Akses Jalan Hari Ini DiBuka .


Jalan Pertokoan Kali Jompo yang lama di tutup hari ini .Bupati Jember bersama Forkopimda membuka kembali akses jalan raya Sultan Agung yang merupakan akses utama menuju jantung kota jember setelah ditutup akibat ambruknya pertokoan Jompo. "Separuh jalan akan dibuka pada hari ini agar bisa digunakan kembali oleh para pengguna jalan. Kemudian untuk perbaikan jalan dilakukan oleh tim jalan dari pusat, " terang Bupati Faida. Selasa(31/03/2020)7

Akibat ambruknya pertokoan jompo sepanjang jalan raya Sultan Agung menjadi sepi, setelah akses jalan ini dibuka diharapkan aktifitas kembali pulih seperti sediakala. Polres bersama Dinas Perhubungan Jember menyampaikan bahwa, alur jalan seperti sebelumnya, namun hanya separuh ruas jalan yang bisa digunakan. "Sementara bekas pertokoan jompo rencananya  akan difungsikan menjadi taman kota, namun menunggu perbaikan permanen jalan selesai terlebih dahulu. Kita menunggu selesainya pelaksanaan perbaikan jalan, karena itu yang melaksanakan  Pemerintah pusat.(*)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 4/01/2020 02:56:00 AM

Selasa, 31 Maret 2020

Pelakuan Sama Bupati Dan Dandim 0824 Sebelum Masuk Area Stasiun , Memperketat Screening Penumpang KAI


Dandim 0824 dan Bupati mendapat pelakuan sama sebelum mamasuki area stasiun ,yangdi wajibkan untuk cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas securty stasiunbaru bisa masuk area.rombongan di sambut  langsung Pak Herijianto kepala Stasiun KeretaApi Jember ,Langsung protokol yang diklakukan oleh petugas, saat penumpang naik maupun turun, untuk meyakinkan bahwa, masyarakat yang masuk ke Kabupaten  Jember benar-benar sehat dan tidak terjangkit covid 19, sehingga tidak memperluas penularan covid19 .30/03/2020

Beberapa waktu yang lalu Komandan Kodim 0824/Jember sendiri yang melakukan peninjauan langsung ke Stasiun Kereta Api tersebut, kali ini kedatangannya bersama Bupati Jember Faida, untuk meyakinkan kembali serta berpesan kepada jajaran Daerah Operasi 9 PT Kereta Api Indonesia (Daops 9 PT KAI) untuk memperketat screening penumpang terkait covid 19 ini. Komandan Kodim 0824/jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami wawancarai menegaskan, bahwa upaya ini bagian dari memperketat proses screening bagi warga masyarakat yang memasuki Kab Jember, sehingga mereka yang masuk dapat dipastikan dalam keadaan sehat apa sudah ada tanda-tanda terdampak, untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Dilokasi screening tersebut sudah kita siapkan para medis, ambulance untuk membawa orang yang masuk orang dalam resiko (ODR) ataupun orang dalam pengasawan (ODP), untuk dibawa ke lokasi karantina dan mendapatkan penanganan lebih lanjut, sehingga upaya pencegahan meluasnya penularan covid 19 ini dapat benar-benar berjalan secara efektif, guna melindungi masyarakat Jember yang sehat agar tidak tertular.bentuk tindakan pemerintah Kabupaten Jember dalam langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid -19)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/31/2020 03:45:00 AM

Minggu, 29 Maret 2020

Mencegah Penyebaran Covid -19 ,Polsek Dan Muspika Kaliwates Bubarkan Arisan Guru MI


Acara arisan yang di selenggarakan Poniman warga jalan  Melati Rt 04 Rt 28 Kelurahaan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates di bubarkan polsek Kaliwates. Sesuai edaran pemerintah dan maklumat Kapolri untuk antisipasi penyebaran Virus Covid-19 (Corona), jajaran Polsek Kaliwates bersama Muspika Kecamatan Kaliwates melakukan patroli.  Sekitar pukul 11.00 WIB, Muspika Kecamatan Kaliwates membubarkan kegiatan arisan guru MI, yang mengumpulkan sekitar 30 orang.Kegiatan ini bertempat di PP Riyadlus Sholihin 28/03/2020


Untuk menekan perkembangan penularan virus -19 . Menurut Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, kegiatan tersebut membuat warga Jl. Melati resah dan melaporkan kepada 3 Pilar Kelurahan Jember Kidul. Namun, saat di datangi 3 Pilar (Babinkamtibmas, Lurah, Babinsa), sesuai edaran pemerintah dan maklumat Kapolri, agar segala kegiatan yang bersifat pengumpulan massa untuk ditiadakan.

"Akan tetapi,  tuan rumah bersikukuh, tetap mengadakan kegiatan tersebut dengan dalih sudah mendapatkan ijin dari Polres,” jelasnya.
Kapolsek beserta Muspika Kaliwates segera mendatangi dan membubarkan kegitan tersebut dan selanjutnya membawa Poniman (tuan rumah) ke mapolsek untuk diminta keterangan.
Acara pembubaran berjalan aman , Pada akhirnya, Poniman membuat pernyataan permohonan maaf dan sanggup mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Covid -19 .29/03/2020 (hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/29/2020 05:51:00 PM

Covid -19 , Kawasan Physical Distansing Jalan Sultan Agung Di Berlakukan .


Langkah Pemerintah Kabupaten Jember Untuk menekan penyebaran virus corona di masyarakat, Polres Jember memberlakukan kawasan Physical Distancing, jalur menuju Alun-alun Jember.

Windy Safutra (wakapolres) Jember Pemberlakukan Physical Distancy area alun-alun dan sekitarnya, guna pencegahan penyebaran covid 19 .Dengan menutup kawasan Physical Distancy (jaga jarak penyebaran penyakit covid -19, meminimalkan aktifitas masyarakat yang terbiasa bermalam mingguan di tempat yang ramai."Dengan adanya ini, kita membuat zona yang benar-benar steril dari aktifitas masyarakat. Jalan Sultan Agung 20/03/2020

Pemberlakukan ini, akan dilaksanakan hari Sabtu mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Sedangkan besok minggu, dimulai pukul 05.00 WIB Hingga pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan pukul 15.00 sampai pukul 21.00 WIB.


"Sementara diberlakukan di alun-alun. Nanti akan melebarkan kawasan, mana yang akan dilakukan sebagai kawasan physical distancy. Untuk sementara memang sengaja dibuat buka tutup. Minimal masyarakat tahu, pembatasan aktifitas di kawasan publik.

Apabila ada yang tidak patuh, maka Polres Jember akan memberikan teguran langsung dan akan memberikan tindakan represensif bagi masyarakat yang melanggar. Yang membandel, kita interogasi di kantor dan akan dibuat surat pernyataan agar tidak mengulagi lagi. Jika masih tetap, kita berdasarkan aturan hukum akan menindaknya dengan pasal 212, 216, 218 KUHP," tegasnya

Penerapan physical distancing dilakukan setelah Jember masuk kategori zona merah, dimana terdapat 1 orang dinyatakan positif terjangkit, 10 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 168 orang dalam pengawasan (ODP) COVID-19.
Kapolres Jember melalui Wakapolres Kompol Windy Syafutra mengatakan, social distancing penting dilakukan untuk mengurangi intensitas masyarakat, ditengah pandemi virus corona penyebab COVID-19. Apalagi kawasan tersebut selalu ramai dikunjungi saat akhir pekan.

“Minggu pagi itu seringkali ramai dikunjungi masyarakat beraktivitas di acara car free day. Karena ada virus corona kami berupaya membuat kawasan yang benar-benar steril dari aktivitas masyarakat. Kewaspadaan meminimalkan komunikasi dan kontak masyarakat,” ungkapnya.(hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/29/2020 02:31:00 AM

Sabtu, 28 Maret 2020

Kantor Imigrasi Klas II Jember ,Penyemprotan Desinfektan Virus -19 Sinergi BPBD ,Puskesmas ,serta Ampi Jember


Upaya mencengah penyebaran  virus Covid -19 di kabupaten Jember bersama seluruh jajaran dan tim medis Puskesmas Sumbersari turun langsung melakukan sosialisasi bersama ,serta melakukan penyemprotan desinfektan, ada sepuluh titik  yang di lampirkan untuk dilakukan penyemprotan , kami sebagai organisasi kepemudaan yang bersenergi dengan Bpbd dan puskesmas melakukan penyemprotan ,misalnya kantor imigrasi klas II ,Jalan s,panjaitan Jember. 28/03/2020


 Sebelumnya melakukan  ini bersama tim medis .
Dalam sosialisasi dan penyemprotan desinfektan,adapun bersama tim kurang lebih 10 orang sisanya dari BPBd dan puskesmas.Kantor Imigrasi Klas II merupakan instansi pelayanan publik  yang setiap harinya banyak melayani masyarakat ,penyebaran virus covid -19   ujar Rani Aridini s.sos ketua DPD Ampi Kabupaten  Jember.


Agenda penyemprotan dan pencegahan virus Covid -19 di wilayah Sumbersari,terutama di tempat pelayanan publik sehingga kami kordinasi  untuk keselamatan bersama.hal ini di benarkan oleh Mochamad Erfan Kasi Informasi tehnologi dan Komunikasi Keimigrasi.(hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/28/2020 03:16:00 PM

Kamis, 26 Maret 2020

Tinjau Kesiapan Tempat Karantina (ODP) Dan (ODR) Covid -19 Kabupaten Jember



Antisipasi penyebaran covid-19 (corona) Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember, Letkol Inf La Ode M. Nurdin bersama Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono S.I.K  melakukan pengecekan kesiapan siagaan tempat karantina yang akan digunakan Orang Dalam Resiko (ODR) dan Orang Dalam Pantauan (ODP) Covid-19, di Jember Sport Garden (JSG) yang terletak di Desa/Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember (25/3/2020).

Dandim 0824 secara keseluruhan kesiapan fasilitas gedung JSG untuk karantina seperti tempat tidur, kursi, dan penyemprotan ruangan serta kebutuhan lain yang ada di luar gedung, telah mencapai 70 persen tinggal menunggu fasilitas kesehatan.


Dandim 0824 bersama Kapolres Jember tinjau tempat karantina pasien Covid-19.
Kodim 0824 bersinergi dengan Polres Jember mendukung langkah-langkah pemerintah, dalam mencegah penyebaran Covid -19 khususnya di Kabupaten Jember,” ujar Dandim. Pengecekan di JSG berlanjut pengecekan obyek wisata Watu Ulo dan pantai Papuma untuk memastikan penutupan sementara obyek wisata.



Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/26/2020 01:00:00 PM

Cegah Corona ,35 Pondok Pesantren Jember Di Semprot Disinfektan



Gubenur Jawa timur Kofifah Indar Parawansa memberi perhatian khusus kepada  kabupaten Jember terkait penyebaran Virus Corona atau covod -19. Intrusikan pada BPBD PROVINSI untuk besenerji dengan  BAKORWIL V PROVINSI JAWA TIMUR DAN BPBD KABUPATEN JEMBER .Menyemprot  DESIFEKTAN dan memberikan bantuan  tunai cas for work .
Jember memiliki jumlah pondok pesanten yang banyak.sesuai dengan intruksi arahan ibu gubenur KOFIFAH GUBERNUR  JAWA TIMUR  ,yang paling efektif  agar bisa menekan penyebaraan.VIRUS CORONA dengan tetap tinggal di rumah dan tidal keluar rumah kalau tidak ada urusan yang penting .Mengupayakan Setiap tindakan yang di awali dengan cuci tangan ,penularan virus Corona  yang bisa melalui mulut ,mata dan tangan

Serta menjaga kondisi kesehatan badan untuk tetap prima dan mengkomsumsi makanan bergisi dan bersih aerta bervitamin. CASH FOR WORK adalah bantuan yang di berikan gubenur dalam bentuk tunai yang terdampak di wilayah pondok pesantren .dan tentunya juga ikut terlibat dalam penyemprotan DISINVEKTAN PENCEGAH VIRUS CORONA ujar Kepala Bakorwil V Provinsi Jawa Timur, Tjahyo Widodo, SH. M.Hum  24/03/2020


Tim yang terlibat dalam penyemprotan terbagi dalam beberapa kelompok  yang petugas nya dari  BAKORWIL V JEMBER .dari rumah sakit paru -paru jember, Tagana Propinsi ,kabupaten Jember. Adapun target diharapkan bisa tuntas dalam 3 hari untuk penyemprotan 35  pondok  pesantren di kabupaten jember.

Salah satu penyemprotan  DISENVEKTAN di hari kedua dilakukan di PONDOK PESANTREN NURUL QOTIB JOMBANG Jember.sebelumya juga dilakukan  sosialisasi pada para santri  bagaimana cara untuk mencegah  VIRUS CORONA .
Penyemprotan DISENVEKTAN di lakukan secara maksimal Dan merata  di seluruh  lingkungan PONDOK PESANTRE.
PENGASUH PONDOK PESANTREN  NURUL QOTIB GUS FAWAID mengucapkan terima kasih keoada PEMPROV JATIM, BAKORWIL V JATIM  DAN SELURUH TIM ATAS GERAK CEPAT  di lakukan untuk mencegah  VIRUS CORONA DI JEMBER.(hin)


Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/26/2020 08:46:00 AM

Rabu, 25 Maret 2020

Stasiun Kereta Api (KAI) Daops 9 , Dandim 0824 Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19


Dalam rangka upaya pencegahan terhadap penularan atau penyebaran covid 19 di Kabupaten Jember,  seluruh celah yang merupakan pintu keluar masuknya masyarakat dari dalam maupun dari luar kota Jember,  menjadi perhatian semua pihak, terkait bagaimana upaya pencegahannya dari pihak pengelola.
Seperti yang dilakukan Komandan Kodim 0824/Jember  Pukul  09.00 Wib, Komandan Kodim (Dandim) 0824/Jember yang melakukan pengecekkan di stasiun kereta api jember, ternyata upaya pencegahan juga aktif dilakukan terhadap penumpang yang keluar dan masuk tidak lepas dari cuci tangan dengan hand sanitizer, pengecekkan suhu tubuh dan lain-lain yang menjadi ketentuan dari prosedur pemeriksaan, sudah dilakukan oleh pihak Stasiun Kereta Api Jember.
Kedatangan Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin pun mendapatkan perlakuan yang sama sebelum memasuki area stasiun diwajibkan cuci tangan kemudian pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas scurity stasiun, barui dipersilahkan masuk dan pada saat tersebut kedatangan Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin disambut langsung oleh Kepala Stasiun Herijanto dan Ainur Rofiq manager kaamanan PT KAI Daops 9 Jember.24/03/2020.

Seperti halnya tempat-tempat lainnya, kondisi stasiun kereta api Jember yang biasanya sangat ramai penumpang yang mau keluar maupun masuk kota Jember, sejak diberlakukannya prosedur dalam mengantisipasi penularan covid 19 ini relatif sangat. 
PT KAI Daops 9 Jember, Ainur Rofiq didampingi Kepala Stasiun Jember Herijanto menerangkan, bahwa perlakukan penumpang  sudah disesuaikan dengan prosedur pemerintah, yaitu saat mau memasuki area boarding, poenumpang diwajibkan cuci tangan dengan hand sanitizer yang sudah disediakan, kemudian dilakukan pengukuran suhu tubuh, kalau memang ada yang melebihi 38 derajat celcius suhu badannya akan kita kansel  kita larang bepergian dan karcis atau tiket kita lakukan penundaan atau dikembalikan.
Kemudian untuk tempat duduk di  ruang tunggu maupun di dalam gerbong kereta juga kita beri jarak antar penumpang, sehingga kapasitasnya kita kurangi hingga 50%, guna menghidari penularan covid 19 tersebut, kemudian demikian halnya kepada penumpang yang baru turun dari kereta juga kita berlakukan hal yang sama dengan penumpang yang akan naik kereta. Kata Ainur Rofiq.
Selanjutnya Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam wawancaranya dnegan awak media menegaskan,  bahwa kedatangannya yang pertama tentunya ingin melihat kesibukan masyarakat keluar masuk Jember di stasiun kereta api, kemudian sejauh mana upaya stasiun kereta api dalam menjalankan prosedur dalam mengatisipasi penularan covid 19 terhadap penumpang kereta api.
 Komandan Kodim 0824/Jember menyampaikan terima kasih  serta memberikan apresiasi  kepada PT KAI Daops 9 Jember yang telah menjalankan prosedur-prosedur tersebut dengan baik, hal ini merupakan kesungguh-sungguhan kita semua dalam memerangi covid 19 di Kabupaten Jember .(hin/dik)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/25/2020 05:07:00 PM

Minggu, 22 Maret 2020

Pemkab Jember Antisipasi Penularaan Virus Covid -19 Tempat Keramaian Di Pasang Bak Cuci Tangan




Langkah lanjutan antisipasi penularan virus corona, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR memimpin langsung pemasangan bak cuci tangan disejumlah area publik.

Mumpung tidak terlalu rame, pemasangan dilakukan malam hari seperti di pasar tanjung, alun-alun dan ruang terbuka hijau. Kita drop dan dipasangi fasilitas cuci tangan untuk pedagang sekaligus pembelinya. "Kita perlu menjaga diri, karena kita sedang berjuang mencegah penularan Covid-19. Masyarakat harus mejaga dirinya menggunakan air mengalir dan sabun,” imbuhnya.



Masyarakat tidak perlu ke pasar kecuali belanja. Jika pedagang sakit flue dan batuk, maka tidak usah ke pasar. Masyarakat diharapkan juga melakukannya secara mandiri. Dengan gerakan gotong royong, Jember akan aman dari penularan Covid-19.

Sebagai langkah lanjutan antisipasi penularan virus corona,  Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR memimpin langsung pemasangan bak cuci tangan disejumlah area publik.

Mumpung tidak terlalu rame, pemasangan dilakukan malam hari seperti di pasar tanjung, alun-alun dan ruang terbuka hijau. Kita drop dan dipasangi fasilitas cuci tangan untuk pedagang sekaligus pembeliny
"Langsung kita pasang alat cuci tangan dan sabunnya, hand sanitizer, dan pembagian masker. Masyarakat juga kami ajari cuci tangan yang benar, disertakan dengan contoh gambar,” terangnya.

Bupati Faida menyampaikan, pemasangan ini dilakukan agar supaya masyarakat dapat menjaga diri bagaimana cara menjaga hidup sehat melalui pola makan yang baik dan benar .
"Kita perlu menjaga diri, karena kita sedang berjuang mencegah penularan Covid-19. Masyarakat harus mejaga dirinya menggunakan air mengalir dan sabun,” imbuhnya.

Masyarakat tidak perlu ke pasar kecuali belanja. Jika pedagang sakit flue dan batuk, maka tidak usah ke pasar.  Masyarakat diharapkan juga melakukannya secara mandiri. Dengan gerakan gotong royong, Jember akan aman dari penularan Covid-19.
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/22/2020 04:45:00 PM

Muspika Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Lakukan Penyemprotan Tempat Ibadah Covid -19.



Penyemprotan Desinfektan ke beberapa Pondok Pesantren yang ada di wilayah Jember Kidul untuk mencegah penyebaran virus corona .penyemprotan di hadiri
 Lurah Jember Kidul YOYOK SULISTIONO, S.SosKepala Puskesmas Jember Kidul dr. RUMI ENGGARWATI ,Bhabinkamtibmas Kel. Jember Kidul BRIPKA ANDIKA  Babinsa Kel. Jember Kidul SERKA ISWANTO, 2 Petugas puskesmas Jember Kidul .

Adapun titik yang terdiri dari  PP Bustanul usaiqil qur'an Jl. Sunan Bonang.  PPTQ Raden Rahmad Jl. Raden Rahmad , PP ASHRI Jl. Kh. Siddiq 82 ,PPI Zaenab Siddiq Jl. Kh. SiddiqPP Riyadlus Sholihin Jl. Melati V.dan Masjid Sunan Nur jalan Sentot Prawirodirjo no 10.


Bersama muspika dan petugas kesehatan kelurahan  Jember Kidul Kecamatan Kaliwates telah melakukan penyemprotan virus corona . Untuk sasaran penyemprotan di semua tempat ibadah ,(masjid) .21/03/2020

Maraknya pemberitaan dimedia cetak dan online terkait virus corona dan Covid -19 di Indonesia, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah pusat maupun daerah. Virus di sini memiliki banyak korban terserang hingga saat ini masih membutuhkan bantuan dari pihak terkait.

 Muspika kelurahan Jember Kidul bersama seluruh jajaran dan tim Medis Puskesmas turun langsung melakukan sosialisasi bersama melakukan penyemprotan desinfektan Diperkenalkan Muspika ini bersama tim medis. Dalam sosialisasi dan penyemprotan desinfektan Covid -19.(hin /dik)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/22/2020 02:42:00 PM

Sabtu, 21 Maret 2020

Penyemprotan Desinfektan Virus Corona Muspika Wilayah Kecamatan Sumbersari



Acara penyemprotan virus corona yang bertempat Kantor Kelurahan Wirolegi dan Kantor Koramil 0824/11 Sumbersari dlm rangka antisipasi penyebaran Virus Covid 19 Oleh pihak Puskesmas Kecamatan Sumbersari .acara apel bertempat di pendopo kecamatan Sumbersari jln Sriwijaya no.21 Jember kelurahan Karangrejo kecamatan Sumbersari.20/03/2020

 Bersama muspika dan petugas kesehatan sumbersari telah melaksanakan  penyemprotan virus corona di wilayah sumbersari. Untuk sasaran penyemprotan di kantor kecamatan , kantor polsek , kantor koramil sumbersari , semua kantor kelurahan sumbersari.
Muspika kec Sumbersari ,seluruh lurah se Kec. Sumbersari, Semua petugas puskesmas se sumbersari, Seluruh  babinsa se kec. Sumbersari,Seluruh babinkamtibmas.



Maraknya pemberitaan dimedia cetak dan online terkait virus Korona dan Covid -19 di Indonesia, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah baik pusat maupun daerah. Bahkan di beberapa daerah telah banyak yang terserang virus ini hingga ada berapa korban sampai saat ini masih dalam penanganan serius pihak terkait.


 Muspika Sumbersari bersama seluruh jajaran dan tim medis Puskesmas turun langsung melakukan sosialisasi bersama serta melakukan penyemprotan desinfektan Sebelumnya Muspika ini bersama tim medis .
Dalam sosialisasi dan penyemprotan desinfektan tersebut diawali sendiri dengan Camat , Danramil dan Kapolsek .


Agenda penyemprotan dan pencegahan virus Covid -19 di wilayah Sumbersari, sehingga kami kordinasi  untuk keselamatan bersama.

Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/21/2020 12:32:00 PM

Rabu, 18 Maret 2020

BUPATI ,KAPOLRES, DANDIM Dialog Interaktif RRI Jember ( Virus Convid -19)



Menghadapi penyebaran virus corona, sampai saat ini belum ada satu pun warga Jember yang dinyatakan sebagai pasien yang positif terkena virus itu. Bupati Jember, dr. Faida, MMR., ketika dialog interaktif di RRI Jember Programa Jalan Panjaitan Kecamatan Sumbersari Jember 18/03/2020

Hadir  Komandan Kodim 0824, letkol. Inf. La Ode M Nurdin, dan  AKBP Aris Supriyono.Kapolres Jember. Lebih jauh bupati dengan latar belakang dokter ini menjelaskan, ada tiga macam perbedaan kondisi seseorang yang dinyatakan terkena Covid-19. Orang dalam pemantauan (ODP) ,Yakni orang yang mengalami salah satu penyakit. Seperti sakit tenggorokan, batuk, pilek, dan mungkin baru pulang dari negara yang terdampak corona. Atau dia baru pulang dari kota kota besar.Orang dalam pantauan ini, tetap berobat dan dipantau oleh tenaga kesehatan melalui jaringan puskesmas dan rumah sakit selama 14 hari sampai dinyatakan aman. Meski negative corona, orang ini tetap dalam pantauan.

Ketiga pasien dalam pengawasan (PDP). Yakni orang yang mengalami ketiga penyakit; batuk, pilek, dan sesak. Orang ini belum tentu terkena corona, tetapi perlu dirawat dan perlu pengawasan.

“Ada tiga orang PDP di Jember. Diantaranya satu orang sudah diperiksa dengan hasil negatif corona. Dua orang lagi hari ini akan diperiksa. Pemeriksannya masih akan dikirim ke Surabaya, dan ada pemantauan khusus untuk memastikan positif atau negatifnya,” jelasnya.

Berdasar kondisi yang telah ditangani pemerintah tersebut, bupati menegaskan akan tidak ada pihak yang menyebarkan berita hoaks, yang merugikan masyarakat.

Bupati memastikan pemerintah akan menyampaikan informasi secara terbuka kepada masyarakat jika terdapat warga Jember yang positif corona.dialog Interaktif RRI JEMBER. (*/hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/18/2020 05:31:00 PM

Selasa, 17 Maret 2020

Pembekalan Sosialisasi Virus Covid - 19 Muspika Sumbersari Turun Ke Sekolah



Acara sosialisasi tentang tentang pembekalan yang di laksanakan mulai  pukul 09.00 s.d 09.30 Wib bertempat Di SMP N 3 JEMBER jl Jawa no 8 Kel/kec Sumbersari.Babinsa kelurahan sumbersari mendampingi muspika dan dr.Niluh serta perawat dari puskesmas
Sumbersari . Kegiatan pembekalan sosialisasi Covid-19  dan sosialisasi kesehatan kepada seluruh siswa/siswi kelas VII-IX .sebelum siswa melaksanakan giat libur belajar 14 hari mulai tgl 17 sd 29 Maret 2020.

Acara di hadiri  Drs Iswandi (camat sumbersari),   Kapten Cba Sardi  (Danramil sumbersari)  AKP Sugiharti  (panit binmas Polsek sumbersari)
Sertu Suranto (Babinsa Sumbersari) .16/03/2020


Menghadapi wabah virus corona baru atau Covid-19 itu menyatakan bahwa pada hari Senin, 16 Maret 2020, semua siswa di tingkatan SD dan SMP, negeri maupun swasta, tetap masuk sekolah. Sementara untuk tingkat PAUD, kegiatan dihentikan sementara mulai tanggal 16 sampai  29 Maret 2020.



“Tetap masuk sekolah untuk mendapatkan edukasi atau sosialisasi panduan teknis belajar jarak jauh, berupa tugas dan pekerjaan rumah (PR) untuk dikerjakan selama belajar jarak jauh di rumah masing-masing siswa.

Pada hari Senin para siswa juga mendapatkan penjelasan tentang tata cara mencegah penularan penyakit Covid-19 oleh tim kesehatan Kabupaten Jember.

Sosialisasi itu temasuk perintah dan larangan serta ketentuan belajar jarak jauh di rumah selama dua minggu mulai Selasa tanggal 17 sampai dengan 29 Maret 2020.

“Selama dua minggu itu pembelajaran di sekolah ditiadakan dan kegiatan di sekolah aktif kembali pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020.

Penyataan tertulis yang disampaikan untuk para kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Jember itu juga mengimbau para guru tetap masuk kerja untuk melaksanakan tugas seperti biasa.(*/hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/17/2020 12:11:00 PM

Sosialisasikan Cegah Virus Corona, Sebelum Libur Sekolah Pemkab Dan Forkompimda Jember



Belajar jarak jauh dan cegah virus corona. Pembekalan juga dilakukan di semua sekolah oleh pihak terkait di semua tingkatan.
Tampak dalam pemekalan itu Bupati Faida, bersama dengan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, Dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dengan jajarannya, memberikan petunjuk teknis di SDN Jember Lor 1 Patrang,

Kebijakan ini diambil, usai rakor bersama tim ahli kesehatan di Pendopo Wahyawibawa Graha . Kita tidak meliburkan langsung hari Senin, karena anak-anak harus dapat informasi yang jelas, apa yang harus dilakukan menjelang dan selama belajar di rumah," kata Faida. 16/03/2020

Guru harus memberikan tugas pekerjaan rumah  anak-anak semua mata pelajaran. Karena ini bukan libur sekolah, tapi belajar di rumah.  "Hari ini kita kerahkan seluruh tenaga kesehatan. Melalui koordinasi puskesmas dan Muspika, juga bantuan dari rumah sakit di daerah," paparnya.

Semua jajaran diturunkan ke sekolah negeri maupun swasta. Baik PAUD, TK, SD dan SMP, supaya anak-anak tetap menjalankan tugas dari guru sekolah.  "Tidak perlu ke Mall, rekreasi atau tempat keramaian lainnya. Karena kita berusaha menurunkan penularan virus corona," jelasnya.

Libur dilaksankan selama  dua minggu, dari tanggal 17 Maret dan masuk tanggal 30 Maret 2020. Karena selama masa Inkubasi (masa penularan penyakit) rata-rata 5, 6 dan 7 hari. Namun untuk keamanan, pemerintah mengambil langkah .(*)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/17/2020 11:46:00 AM

Senin, 16 Maret 2020

Sosialisasi , Pemkab Respon Himbauan Pelajar Libur 17 - 29 Maret 2020



Merespon imbauan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Bupati Jember, dr. Faida, MMR., menggelar rapat koordinasi dengan tim ahli kesehatan di Pendopo Wahyawibawagraha.

Rapat  wabah virus corona baru atau Covid-19 itu menyatakan bahwa pada hari Senin, 16 Maret 2020, semua siswa di tingkatan SD dan SMP, negeri maupun swasta, tetap masuk sekolah. Sementara untuk tingkat PAUD, kegiatan dihentikan sementara mulai tanggal 16 sampai 29 Maret 2020.

“Tetap masuk sekolah untuk mendapatkan edukasi atau sosialisasi panduan teknis belajar jarak jauh di rumah,” terang bupati dalam pernyataan tertulisnya. Pada hari Senin para siswa juga mendapatkan penjelasan tentang tata cara mencegah penularan penyakit Covid-19 oleh tim kesehatan Kabupaten Jember.

Sosialisasi itu temasuk perintah dan larangan serta ketentuan belajar jarak jauh di rumah selama dua minggu mulai Selasa tanggal 17 sampai dengan 29 Maret 2020.

“Selama dua minggu itu pembelajaran di sekolah ditiadakan dan kegiatan di sekolah aktif kembali pada hari Senin tanggal 30 Maret 2020,” terangnya. 16/03/2020

Penyataan tertulis yang disampaikan untuk para kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Jember itu juga mengimbau para guru tetap masuk kerja untuk melaksanakan tugas seperti biasa.

“Dan memberikan pelayanan bimbingan belajar jarak jauh kepada siswa secara efektif dan efisien,” jelas bupati di Pendapa Wahyawibawagraha.

Malam ini bupati yang didampingi Dandim 0824 Jember, Letkol. Inf. La Ode M Nurdin, bersama tim ahli kesehatan sedang merumuskan panduan dan petunjuk teknis pencegahan penularan Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat Jember.

Panduan teknis ini tidak hanya untuk kalangan pendidikan. Penduan teknis ini untuk seluruh warga yang ada di berbagai tempat seperti pesantren, terminal, pasar, dan lain sebagainya. Tim kesehatan berasal dari Dinas Kesehatan, dokter, sejumlah direktur RS di Jember, dan tenaga medis .(*/hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 3/16/2020 10:56:00 AM