"Go Green Area " Kantor Kajari Jember Menyematkan Pin WBK Bentuk Semangat WBBM




Tiga kegiantan yang di lakukan Kantor Kajari Jember mulai dengan penyerahan gelas mug oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Dr. Prima Idwan Mariza, SH., M.Hum., kepada para jaksa dan pegawai, sebagai pertanda bahwa Kejari Jember khususnya cinta terhadap lingkungan, dengan gerakan  lingkungan yang dikemas dengan tajuk “Go Green Area.”

Kajari menyematkan Pin WBK sebagai bentuk semangat menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Kegiatan berikutnya adalah peresmian dua recreation room. Pertama di ruang perpustakaan di lantai dua, selanjutnya di ruang IAD Cabang Jember. Peresmian recreation room ditandai dengan pemotongan pita.24/02/2020

Kepada awak media Kajari Jember dalam wawancara,  mengungkapkan tujuan kegiatan-kegiatan tersebut antara lain adalah;
Go Green Area bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kualitas lingkungan di Kejaksaan Negeri Jember khususnya, dan lebih luas lagi di Kabupaten Jember pada umumnya.

Gerakan ini berupaya meminimalisir sampah plastik dari minuman kemasan yang sebelumnya banyak dipakai di kantor-kantor, termasuk kantor Kejari Jember.

Selain memberikan gelas mug kepada setiap pegawai, juga menyediakan gelas dan teko minum yang telah berisi air minum di setiap ruangan. Ketersediaan air minum ini akan dikontrol.
Disamping itu juga menyediakan air minum kemasan galon, yang disediakan di beberapa titik.

“Jadi tidak ada lagi nanti botol-botol dan gelas plastik berserakan. Kami siapkan gelas dan teko dengan air minum, sudah tersedia,” tegasnya.

Tidak hanya soal air, gerakan ini juga mencakup kebersihan udara di kantor Kejari Jember dengan menata area merokok.

Sementara penyematan pin WBK bertujuan untuk menjaga semangat dan bentuk tanggung jawab para pegawai meraih predikat WBBM.

“Rasa tanggung jawab seluruh pegawai untuk menuju WBBM,” terang Kajari.

Sebagaimana diketahui, Kejari Jember pada 10 Desember 2019 telah meraih predikat WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi), dan harus ditingkatkan menjadi WBBM.

Terkait dengan recreation room, Kajari menjelaskan ada dua tempat. Pertama di ruang perpustakaan. Di tempat ini dibuat nyaman dengan meja lesehan dan karpet empuk.
Pemanfaat ruang perpustakaan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas penanganan perkara, melalui buku-buku literatur.

“Banyak buku-buku berkualitas yang jarang dibaca. Kami berharap, jaksa bisa menggunakan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas penanganan perkara,” ujarnya.

Recreation room kedua yakni menggunakan ruang IAD Jember. Ruang yang jarang dipakai tersebut diubah dengan memberikan beberapa foto yang menceritakan perjalanan Kejaksaan Negeri Jember meraih predikat WBK.
Di tempat ini bisa melihat cerita tentang semangat semua pihak untuk meraih predikat bergengsi di bidang pelayanan publik tersebu

Posting Komentar

0 Komentar