Kinerja Puskesmas dan Dinkes Prioritas Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi dan Stunting di Kabupaten Jember



Kinerja puskesmas dan penyusunan perencanaan tingkat puskesmas dilakukan penilaian oleh Pemkab Jember, melalui Fo ad Kesehatan di Aula PB. Soedirman Pemkab Jember.
Kepala Dinas Kesehatan, Dyah Kusworini Indriaswati, SKM, M.Si, menyampaikan, penilaian kinerja puskesmas ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menilai hasil kerja dari lama satu tahun yakni ditahun 2019 .Baik dari capaian dan kendala dalam pelaksanaannya.

Untuk itu dilakukan verifikasi data capaian dari masing-masing program. “Karena harus ada bukti telusur yang bisa ditunjukkan dari kegiatan yang bisa dilaksanakan tahun 2019,” ungkapnya. 24/02/2020

Dalam kegiatan ini, masing-masing kepala Puskesmas mempresentasikan rencana tahun 2020, untuk mengatasi masalah yang dihadapi agar capaiannya bisa lebih baik dan mengedepankan prioritas.
“Prioritas pembangunan masih kepada menurunkan angka kematian ibu dan bayi, menurunkan stunting, dan pengendalian stunting.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 Puskesmas yang ada di Kabupaten Jember dan berlangsung selama 5 hari, yang setiap harinya
dijadwalkan sepuluh ,mereka tidak jalan sendiri-sendiri. Dari berbagai sumber pembiayaan, baik dari dana desa atau JKN bisa terpadu dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Kusworini menyatakan, bupati sendiri mengarahkan untuk kegiatannya dilangsungkan di Pemkab, karena kegiatan ini bukan hanya dari Dinkes sendiri. Melainkan merupakan kegiatan bersama antara Puskesmas, Pemkab Jember, dan masyarakat.  Sesuai keinginan Bupati Jember, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan inovasi dan kreasi di setiap OPD yang ada dalam melayani masyarakat.

Tak terkecuali dengan melalui Dinas Kesehatan melakukan penilaian kinerja puskesmas dan penyusunan perencanaan tingkat puskesmas di Aula PB. Soedirman Pemkab Jember, Senin, 24 Februari 2020.
Kepala Dinas Kesehatan, Dyah Kusworini Indriaswati, SKM, M.Si, menyampaikan, penilaian kinerja puskesmas ini merupakan kegiatan rutin tahunan untuk menilai hasil kerja ditahun 2019.

“ Penilaian tersebut adalah menjadi tolak ukur bagi instansi yang bersangkutan , Baik dari sisi capaian dan kendala dalam pelaksanaannya melayani masyarakat baik internal maupun eksternal bagi Puskesmas yang bersangkutan .

Dalam kegiatan ini, masing-masing kepala Puskesmas mempresentasikan rencana tahun 2020, untuk mengatasi masalah yang dihadapi agar capaiannya bisa lebih baik dan mengedepankan prioritas .

“Prioritas pembangunan masih kepada menurunkan angka kematian ibu dan bayi, menurunkan stunting, dan pengendalian stunting.


Dia menambahkan, Kegiatan ini baru dilakukan tahun ini. Puskesmas merencanakan kegiatannya dan mempresentasikannya. Sehingga bisa dinilai keterpaduan dari program yang dilaksanakan.

“Sehingga mereka tidak jalan sendiri-sendiri. Dari berbagai sumber pembiayaan, baik dari dana desa atau JKN bisa terpadu dan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat ,” pungkasnya.

Kadinkes menyatakan, bupati sendiri mengarahkan untuk kegiatannya dilangsungkan di Pemkab, karena kegiatan ini bukan hanya dari Dinkes sendiri. Melainkan kegiatan bersama Puskesmas, Pemkab Jember, dan masyarakat. (*/hin)

Posting Komentar

0 Komentar