Di Duga Data Base KPU Bocor; Tim Pertana Lapor



Jember, Barometerpost.com Tim kuasa hukum Cabup Jember melaporkan KPUD ke polisi karena diduga ada kebocoran data pada aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Tim kuasa hukum Cabup Petahana dipimpin oleh Abdul Haris Afianto, SH dan rekan mendatangi Mapolres Jember guna melaporkan kebocoran Silon, Senin (26/10).


Kuasa hukum Alfin dari Cabup Petahana menjelaskan kedatangannya sebagai tim bagian hukum Paslon nomer satu jalur perseorangan karena ditengarai ada kebocoran data base Silon.




Berawal ada salah satu korcam mendapat surat kaleng yang isinya berupa flashdisk, setelah dibuka filenya dan diprint ternyata isinya data base silon pengajuan Paslon satu. 


“Data base itu seharusnya yang punya KPUD dan yang bisa mengakses hanya KPU.


Data tersebut sudah tersebar luas ke masyarakat Jember sehingga anggota masyarakat yang hendak ikut pendaftaran KPPS ditolak dengan alasan yang bersangkutan pendukung Cabup Petahana.


Kebocoran data ini menyalahi undang-undang no.24/2013 pasal 58. Sedangkan penyebaran data juga menyalahi undang-undang no.11/2008 yang diubah UU no.19/2016.


Tim kuasa hukum menerima laporan dari masyarakat bahwa data Silon telah bocor di seluruh wilayah kecamatan dan desa se-kabupaten. Hal ini sangat bertolak belakang ketika paslon ingin tahu data Silon tetapi ditolak.


“Pihak terlapor adalah KPU,” ucap pengacara kondang di Jember itu. Sementara pihak pelapor adalah Yuswanto (korcam Bangsalsari)


Yuswanto mengatakan, sangat kaget ketika mengetahui isi flashdisk itu. Ia menjelaskan bangun tidur sekitar pukul 05:00 WIB dan membuka pintu depan rumah, di depan pintu terdapat amplop berwarna coklat.


“Setelah saya buka ternyata berisi flashdisk dengan merk Sandisk kapasitas 8 Gb warna merah hitam isinya ternyata berisi daftar pendukung Faida-Vian,”ujar Yuswanto.


 Cabup Faida-Vian maju lewat jalur perseorangan. Faida adalah seorang Petahana dan Vian seorang pengusaha muda. Sesuai prosedur, surat dukungan harus diverifikasi faktual dan ternyata hasilnya lebih dari cukup untuk maju di Pilkada Jember. Ketika itu Paslon perseorangan itu memperoleh 121.127 surat dukungan.(hin)

Posting Komentar

0 Komentar