Petugas Sensus Penduduk Mulai Vertifikasi , 1 Sektember dor to dor Sesuai Protokol Covid.



Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, mengajak masyarakat memberikan data yang valid kepada petugas sensus penduduk yang akan datang dari rumah ke rumah mulai 01 September 2020.

Sampaikan data yang valid. Kita tidak bisa membangun Jember tanpa data yang valid,” tutur Wabup Muqit Aief, Senin, 31/08/2020

Usai acara Kick Off Meeting SP 2020 BPS RI bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, wabup menegaskan data untuk kepentingan semua. Sekali mengisi data, manfaatnya terasa untuk semua,” kata wabup di ruang kerjanya.

Saat didatangi petugas sensus, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, sensus dijalankan sesuai protokol Covid-19.

Sebelum menjalani tugasnya selama 15 hari itu, petugas sudah menjalani rapid test.

Sebagaimana diketahui, sensus penduduk dilakukan secara daring mandiri dan kunjungan oleh petugas secara langsung ke rumah-rumah warga.



Jember berada di peringkat pertama di Jawa Timur terkait capaian sensus secara daring mandiri pada bulan Pebruari lalu.

Kepala BPS Jember, Arif Joko Sutejo, menyampaikan, Kabupaten Jember masuk pada zona dua. Yaitu sensus yang hanya untuk memverifikasi data.

“Jadi hanya dilakukan verifikasi, karena ada pandemi dan refocusing,” terang Arif.

Berdasar data dari Dispendukcapil Jember, maka target pendataan adalah penuntasan verifkasi yang belum melakukan sensus penduduk daring.

“Jember nomor satu melakukan sensus penduduk daring, maka sisanya harus dilakukan verifikasi untuk dipenuhi,” tutur kepala BPS Jember.

Saat Kick Off Meeting SP 2020 yang diikuti oleh kabupaten dan kota se-Jawa Timur itu, secara simbolis dilakukan penyematan rompi petugas sensus.(*)

Posting Komentar

0 Komentar