Imigrasi Jember Gelar Operasi Wirawaspada 2026, Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum



Jember, 14 April 2026 – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember resmi melaksanakan Operasi Wirawaspada 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengamanan keimigrasian serta penegakan hukum di wilayahnya. Operasi ini berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 April 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mencegah pelanggaran keimigrasian sekaligus mengantisipasi potensi ancaman transnasional yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Dalam pelaksanaannya, Operasi Wirawaspada melibatkan sinergi lintas aparatur penegak hukum (APH) bersama jajaran Imigrasi Jember.

Sejumlah lokasi menjadi sasaran utama operasi, antara lain perusahaan, tempat wisata, penginapan, hingga kawasan pemukiman yang dinilai rawan terhadap pelanggaran keimigrasian. Razia dilakukan secara terintegrasi guna memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember, Eko Julianto Rachmad, menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah penting dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks.

“Operasi Wirawaspada 2026 menjadi momentum strategis untuk menjaga kedaulatan NKRI. Kami fokus pada pemeriksaan dokumen perjalanan, deteksi overstay, serta pencegahan tindak pidana perdagangan orang dengan pendekatan terkoordinasi dan berbasis teknologi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk taat terhadap aturan keimigrasian demi keamanan bersama,” ujarnya.

Selain itu, pihak Imigrasi Jember mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk turut berperan aktif dalam pengawasan orang asing. Partisipasi publik dinilai penting, terutama dalam memberikan informasi terkait aktivitas orang asing maupun dugaan tindak kejahatan seperti perdagangan orang.

Laporan dapat disampaikan melalui beberapa kanal resmi yang telah disediakan, di antaranya hotline (0331) 335494 dan 333177, layanan WhatsApp di nomor 081130503666, serta email resmi di [kanim.jember@imigrasi.go.id](mailto:kanim.jember@imigrasi.go.id).

Dengan adanya Operasi Wirawaspada 2026, diharapkan pengawasan keimigrasian semakin optimal serta mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Jember dan sekitarnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak