Peringati Hari Santri ke 5 ,Pemkab Jember Plt Bupati Melihat Hasil Karya Para Santri Kreatif.


JEMBER, barometerpost.com Peringatan Hari Santri ke-5 santri Jember memajang hasil karyanya di aula PB Sudirman, Jember. Usai memimpin upacara Plt Bupati Jember drs KH Abdul Muqit Arief, singgah sejenak menghampiri meja yang memajang karya santri. 

Kyai Muqit sapaan akrab Plt Bupati Jember terkesima dengan karya para santri tersebut. Terjadi dialog antara Kyai Muqit dengan kreator asal PP Nahdhatul Ulum I Sukojelbuk. Bahkan sempat mencoba duduk diatas kursi (dingklik) berbahan dari botol plastik.

Ada tiga jenis barang olahan limbah yang disulap menjadi barang berguna. Antara lain Pertama sabun cuci piring dari limbah minyak goreng bekas, kedua kursi kecil (dingklik) dari limbah plastik dan kompos dari sisa-sisa makanan. Ketiganya mendapat piagam penghargaan dari pemerintah daerah Jember.

Pemanfaatan limbah sekitar menjadi barang yang berguna untuk kehidupan sehari-hari menjadi penting ketika sampah semakin tidak terolah secara baik. Ide kreatif ini berasal dari dalam PP di Jember.

Pengasuh santri kreatif itu, Yuli mengatakan, "Kami melatih para santri dalam mengolah lingkungan dan pemanfaatan limbah atau sampah di pesantren". 

Pembimbing santri itu menjelaskan lebih jauh produk olah limbah lingkungan minyak jelantah (ekobrik). Bahan dasar sabun dari minyak goreng bekas (jelantah) dicampur dengan sari pandan dan soda api. "Sabun ini bukan untuk mandi tapi untuk mencuci piring," ujar Yuli. 22/10/2020

Kursi duduk berasal dari bahan plastik bekas. Lembaran plastik dipotong-potong dimasukkan dalam botol plastik dan diikat menjadi satu dan ditutup dengan spon lalu dibalut kain.

"Kompos yang kami buat dari sampah organik. Bahannya dari daun, nasi aking/bekas dan tanah," terang Yuli. Penggunaan nasi aking sebagai bahan bioaktifator proses fermentasi.ketiga hasil kreasi santri

Posting Komentar

0 Komentar