Peduli Cegah Demam Berdarah ,900 Rumah Fogging PMI Kabupaten Jember



MUMBULSARI - PMI Kabupaten Jember ikut aktif mencegah serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jember. PMI Kabupaten Jember menerjunkan sejumlah petugas untuk melakukan foging di Wilayah yang sudah terserang DBD.Yang mengakibatkan sejumlah warga terkena DBD.Salah satunya di RT 01 RW 08 Desa Lampeji Kecamatan Mumbulsari.Sedikitnya 500 diasapi petugas PMI Kabupaten Jember. Ditambah 300 rumah di RW 09.Total ada 900 rumah yang difoging.29/02/2020


Pengasapan dilakukan setelah PMI Kabupaten Jember mendapatkan  permintaan dari masyarakat Lampeji.Berdasarkan laporan itu, Petugas PMI kemudian melakukan survei ke lokasi. Untuk melakukan penilaian terhadap situasi di lapangan.Hasilnya, ditemukan sejumlah warga positif terkena DBD. Data yang diperoleh  petugas PMI diketahui ada limacwarfa Lampeji yang terkena DBD. Antara lain Hotep diinformasikan sudah muntah darah, kemudian Inayah, Surati, Rudi dan Khanza yang masih balita.
"Setelah dilakukan assesmen di lokasi yang dilaporkan tim PMI kemudian menerjukan tim fogging.Fogging yang dilakukan PMI dalam rangka membantu perintah daerah dalam upaya mencegah dan memberantas nyamuk aedes aigypti yang menyebarkan DBD," Kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.
Menurut dia, tim fogging PMI melakukan pengasapan di titik titik rumah warga yang positif DBD." Pengasapan dilakukan berpusat pada rumah penderita DBD.Kemudian pengasapan dilakukan melingkar dari titik rumah korban DBD," terangnya.
Selain 500 rumah warga fogging juga dilakukan terhadap masjid  dan sekolahan. Ditambah 300 tumah di RW 09 serta  2 musholla. Bahkan belakangan diketahui jumlah warga yang terkena DBD
Lebih Hasil-hasil kegiatan Berikut banyak yang tersebar  di RT 01 RW 08 dan RT 02, RT 03 RW 09.


Kepala Desa Lampeji Ari Wahyudi menambahkan warga RW 08 dan 09 yang terkena DBD ada 15 orang termasuk satu balita."Kami ucapkan terima kasih sekali kepada PMI yang melakukan foging karena ada 14 warga yang terkena DB di tambah satu balita," ujarnya.
Petugas PMI tidak hanya melakukan foging saja.Ada juga petugas PMI melakukan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menggerakkan 3M.Mengubur, menguras dan menutup benda- benda yang bisa menampung air.Sebab, itu bisa menjadi sarang nyamuk aedes aigypti untuk bersarang sekaligus berkembang biak."Foging ini hanya untuk membunuh nyamuk dewasa saja sedangkan jentik-jentiknya tidak mati.sehingga jentik- jentiknya bisa berkembang sehingga warga tetap harus waspada untuk PSN," ujar Gufron Evian Efendi, koordinator humas PMI Kabupaten Jember. (* /hin)

Post a comment

0 Comments