Rabu, 26 Februari 2020

Menetralisir Berita Hoax Penculikan Anak Di Jember ,Kepala Staf Kodim 0824 /Jember Di RRI



 Beberapa hari ini Jember memang dilanda berita hoax terkait dengan penculikkan anak, yang berhembus dan banyak meresahkan masyarakat Jember, diantaranya di SDN Jember Lor 1 Patrang, di Kec Semboro,Kec Sumberbaru  dan di Kec Arjasa.
Upaya klarifikasi melalui siaran radio ini sengaja dilakukan dalam rangka menepis berita-berita hoax yang berkembang di masyarakat, baik dari Dinas Pendidikan, Kasatreskrim  maupun Kepala Staf Kodim 0824/Jember, sepakat bahwa masyarakat hendaknya tidak.mudah menyebarkan isu-isu yang belum jelas fakta permasalahannya, sehingga tidak menjadi bola liar yang meresahkan masyarakat.


Radio Republik Indonesia (RRI) Jember yang menggelar acara tersebut melalui acara Opini dan Aspirasi (OPSI), menghadirkan narasumber diantaranya dari Kodim 0824/Jember diwakili oleh Kepala Staf Kodim 0824/Jember Mayor Inf Sampak, dari Kepala Satuan Reserse (Kasatserse) Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantaso, Staf Dinas Pendidikan Jember Dr. Sukamtono.26/02/2020
Terkait dengan berita-berita hoax tersebut semua pihak berharap kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam.memanfaatkan media dan media sosial, dengan tidak terlalu mudah men-share berita-berita yang belum jelas kebenarannya, lebih baik kalau ada hal-hal atau permasalahan ditengah masyarakat segera dilaporkan kepada aparat terdekat untuk ditindak lanjuti.
Terlepas dengan berita penculikan tersebut meskipun hoax, namun memang perlu mendapat perhatian dari semua pihak untuk tetap selalu waspada,  Kata Mayor Inf Sampak, demikian halnya Dr Sukamtono, terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan juga telah menekankan kepada sekolah-sekolah agar membudayakan menyambut anak didiknya saat masuk dan melepas saat pulang dan ini dilakukan di gerbang sekolah sehingga dapat sekaligus memonitor kepulangan anak didiknya.
Lebih lanjut Dr. Sukamtono sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Staf Kodim 0824/Jember, kita tidak dapat hanya mengharapkan peran dari TNI- Polri saja, namun ini perlu kesadaran dan kewaspadaan  bersama, baik pihak sekolah maupun masyarakat. (hin)
Posted by:Barometer post
Barometerpost, Updated at: 2/26/2020 10:10:00 PM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar